Jumat, 06 Maret 2015

Tepergok curi tas mahasiswi, ketua RT babak belur diamuk warga

Bukannya memberikan contoh, M Azhari (49) yang berstatus sebagai ketua RT malah berbuat kriminal. Dia babak belur dihajar warga setelah tepergok sedang mencuri tas seorang mahasiswi yang ditinggal di atas sepeda motor untuk jogging.
Bapak dua anak yang tinggal di Jalan Ki Gede Ing Suro, Lorong Serengam I, Kelurahan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang, itu akhirnya diserahkan ke kantor polisi setelah warga puas menghakiminya. Kepada petugas, pelaku mengaku spontan berbuat kejahatan begitu melihat korban yang diketahui bernama Tiara (18), sedang meletakkan tas di atas motor yang diparkir di kawasan PT Pusri Palembang, namun saat membuka tas tersebut ada seorang warga yang melihat dan langsung meneriakinya maling.
"Memang saya ambil dan sempat buka. Ternyata ada orang yang melihat. Saya tak bisa kabur lagi karena sudah keburu dikepung orang," ungkap Azhari di Mapolsek Kalidoni Palembang, Jumat (6/3).
Pria yang bekerja sebagai sopir pribadi itu menjadi bulan-bulan massa yang mayoritas pergi untuk jogging sore. Sekujur tubuhnya pun mengalami luka lebam dan wajahnya nyaris tak bisa lagi dikenali.
"Nyesal pak, tadi cuma iseng saja. Tidak niat mencuri, cuma lihat-lihat saja," kilahnya.
Kapolsek Kalidoni Palembang AKP Rachmat S Pakpahan mengungkapkan, tersangka sudah merencanakan perbuatan itu dengan cara berkeliling mencari mangsanya. Begitu melihat tas korban yang ditinggal di atas sepeda motor langsung beraksi.
"Tersangka yang juga merupakan ketua RT di kampungnya kita jerat Pasal 362 KUHP," tukasnya. (merdeka.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar